PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN LABU KUNING UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF DI DESA PENGADANGAN, KECAMATAN PRINGGASELA, LOMBOK TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.29303/e8rzr895Kata Kunci:
pemberdayaan masyarakat, ekonomi kreatif, labu kuning, keripik, kemasan produkAbstrak
Program Kuliah Kerja Nyata PMD Universitas Mataram di Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal berupa labu kuning (Cucurbita moschata). Komoditas ini selama ini hanya dimanfaatkan sebatas konsumsi rumah tangga tanpa adanya diversifikasi produk. Penelitian ini menggunakan metode survei, observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk merumuskan program kerja yang meliputi sosialisasi pemanfaatan hasil pertanian, pelatihan pembuatan keripik labu kuning, serta sosialisasi desain kemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya kelompok PKK dan kader desa, dalam mengolah labu kuning menjadi produk bernilai tambah dengan berbagai varian rasa. Produk “Keripik LabuKu” yang dihasilkan menjadi keluaran nyata kegiatan, dilengkapi dengan desain kemasan yang menarik dan informatif. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan kreativitas, penciptaan peluang usaha baru, serta penguatan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Pengadangan.
Referensi
Asmoro, A. A., & Rachma, I. (2021). Hubungan Inovasi Produk Makanan terhadap Minat Beli Masyarakat di Gresik. Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam, 4(1), 57. https://doi.org/10.26740/jekobi.v4n1.p55-64
Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Daruhadi, G., & Pia, S. (2024). Pengumpulan Data Penelitian. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5), 5425–5430.
Fauzi, M. (2019). Agricultural Potentials of Pengadangan Village. Agricultural Development Journal, 15(2), 10–20.
Halimah, R. N., & Rahmawati, F. (2021). Subtitusi Puree Labu Kuning terhadap Donat untuk Meningkatkan Konsumsi Labu Kuning. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 16(1). https://jurnal.uny.ac.id/index.php/ptbb/article/view/44542
Kustanti, R. (2022). Pengembangan UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif di Kabupaten Jepara. Jurnal Ekobistek, 11(3), 247.
Narso, P. (2021). Geographic Profile of Pengadangan Village. Geographic Review, 5(1), 7891.
Puspitasari, E., et al. (2020). Pendugaan Umur Simpan Keripik Kelapa (Cocos Nucifera L.) Menggunakan Metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) Model Pendekatan Persamaan Arrhenius. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 8(1), 3645. https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2020.008.01.04
Rahmatin, W. N. (2020). Relasi Kuasa antara Pemodal dengan Petani Sayur dalam Pengelolaan Pertanian di Desa Pengadangan Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Sosio Edukasi: Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan, 3(2). https://doi.org/10.29408/sosedu.v3i2.3525
Rubin, H. J., & Rubin, I. S. (2011). Qualitative Interviewing: The Art of Hearing Data. SAGE Publications.
Sabahannur, et al. (2022). Karakteristik Keripik Labu Kuning (Cucurbita Moschata L.) Goreng Vakum pada Berbagai Konsentrasi CaCl₂ dan Suhu Pembekuan. AGRINIKA, 6(2), 252–265.
Sariati, et al. (2025). Implementasi Simple dan Weighted Moving Average dalam Peramalan Produksi Keripik Labu Kuning pada UMKM X di Pontianak. Jurnal Teknik Pertanian Terapan, 3(1), 40–48. https://doi.org/10.25047/jtpt.v3i1.6291
Syardiansyah. (2017). Peranan Kuliah Kerja Nyata sebagai Bagian dari Pengembangan Kompetensi Mahasiswa. JIM UPB, 7(1), 51.
Utami, N., Bagiastra, I., & Suyasa, I. (2023). Potensi Budaya di Desa Wisata Pengadangan Kabupaten Lombok Timur sebagai Daya Tarik Wisata. Journal of Responsible Tourism, 2(3), 635–648. https://doi.org/10.47492/jrt.v2i3.2553


