PENGELOLAAN LIMBAH KOTORAN AYAM MENJADI PUPUK ORGANIK PADAT OLEH KKN PMD UNIVERSITAS MATARAM DESA TUMBUH MULIA PERIODE 8 JULI s/d 21 AGUSTUS
DOI:
https://doi.org/10.29303/24y63204Kata Kunci:
Pupuk Organik, Kotoran Ayam, Limbah, FermentasiAbstrak
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tumbuh Mulia mengidentifikasi permasalahan utama dalam bidang pertanian, yaitu rendahnya produktivitas tanaman akibat kurangnya pemupukan yang ramah lingkungan dan terjangkau. Limbah kotoran ayam yang melimpah di desa tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengolah limbah kotoran ayam menjadi pupuk organik yang dapat digunakan oleh petani setempat. Proses pembuatan dilakukan dengan mencampurkan kotoran ayam, sekam padi, dolomit, molase, dan aktivator mikroba AM11 sebagai dekomposer, kemudian difermentasi selama kurang lebih satu minggu tanpa proses pembalikan. Hasil fermentasi menunjukkan perubahan fisik yang signifikan, yaitu tekstur lebih remah, warna cokelat kehitaman, serta tidak menimbulkan bau menyengat sehingga layak diaplikasikan pada lahan pertanian. Produk pupuk organik padat ini kemudian diuji coba pada tanaman cabai milik warga dan menunjukkan pertumbuhan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah peternakan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk yang ramah lingkungan. Dengan demikian, program ini berkontribusi terhadap penguatan pertanian berkelanjutan sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Referensi
Agus, F., & Subiksa, I. G. M. (2008). Lahan Gambut: Potensi Untuk Pertanian Dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah.
Budiyanto, A., Yuarsah, I., & Handayani, E. P. (2018). Peningkatan Kualitas Lahan Menggunakan Pupuk Organik Untuk Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Wacana Pertanian, 14(2), 62-68.
Dewi, A. S., & Rahayu, E. (2019). Pemanfaatan Limbah Kotoran Ayam Sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan. Jurnal Agroteknologi, 13(2), 45–52.
Firdany, S. A., Suparto, S. R., & Sulistyanto, P. 2021.Pengaruh Dosis Pupuk Kotoran Ayam Dan Dolomit Terhadap Sifat Kimia Ultisol Dan Tanaman Caisim. Jurnal Sosial Dan Sains. 1(9).
Hartatik, T., Et Al. (2015). Pupuk Organik Dan Pemanfaatannya. Balai Penelitian Tanah.
I.Yulipriyanto, H. (2010). Biologi Tanah Dan Strategi Pengelolaannya. Graha Ilmu. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Pedoman Teknis Pemanfaatan Pupuk Organik Dan Hayati. Jakarta: Direktorat Jenderal Prasarana Dan Sarana Pertanian.
Ligga, P. (1986). Bertanam Umbi-Umbian. Penebar Swadaya. Jakarta.
Marlinda, B., Jeksenjulianus, Beja, & Darwin, H. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Hijau. Jurnal Agro Wiralodra, 4(2).
Musnamar, E. I. (2003). Pupuk Organik: Cair Dan Padat, Pembuatan Dan Penggunaannya. Penebar Swadaya.
Nugroho, D. A., & Wibowo, H. (2021). Inovasi Pengolahan Kotoran Ayam Menjadi Pupuk Organik Pada Di Desa Berbasis Pertanian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pertanian, 6(1), 22–30.
Nur, K. (2020). Pengelolaan Limbah Peternakan Ayam Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam (Study Kasus: Peternakan Ayam Di Kecamatan Blado Kabupaten Batang). (Doctoral Dissertation, Iain Pekalongan).
Ritonga, M. N., Aisyah, S., Rambe, M. J., Rambe, S., & Wahyuni, S. (2022). Pengolahan Kotoran Ayam Menjadi Pupuk Organik Ramah Lingkungan. Jurnal Adam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 137-141.
Setyorini, D., Saraswati, R., & Anwar, E. K. (2006). Pupuk Organik Dan Pupuk Hayati. Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Bogor.
Simanungkalit, R.D.M., Et Al. (2006). Pupuk Organik Dan Pupuk Hayati. Badan Litbang Pertanian.
Sucahyo, A., & Wanita, Y. P. (2019). Aplikasi Pemberian Berbagai Pupuk Kendang Bagi Performa Tanaman Caisim. Jurnal Pertanian Agros.
Suryani, L., & Hidayat, A. (2018). Efektivitas Pupuk Organik Dari Limbah Peternakan Ayam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sayuran. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 23(1), 15–22.
Sutanto, R. (2002). Pertanian Organik: Menuju Pertanian Alternatif Dan Berkelanjutan. Kanisius.
Taiganides, E. P. (1977). Composting Of Feedlot Wastes. Animal Wastes, 241-251.
Yoedhistira, A. R. & Darmawar, A.A. (2022). Pemberian Arang Sekam Dan Pupuk Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.) Jurnal Pertanian Konservasi Lahan Kering, 7(1).


