PEMANFAATAN KULIT BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) DAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) SEBAGAI PESTISIDA NABATI UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.29303/wdrfg660

Kata Kunci:

pestisida nabati, kulit bawang, pemberdayaan masyarakat, pertanian berkelanjutan

Abstrak

Ketergantungan petani pada pestisida kimia sintetis menimbulkan dampak negatif berupa pencemaran lingkungan, residu berbahaya, serta risiko kesehatan. Sebagai alternatif, pestisida nabati menawarkan solusi ramah lingkungan yang mudah dibuat dan aman digunakan. Artikel ini membahas kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Sembalun melalui pelatihan pembuatan pestisida nabati berbahan kulit bawang merah (Allium cepa L.) dan bawang putih (Allium sativum L.) yang merupakan limbah rumah tangga dengan kandungan bioaktif potensial.

Kegiatan dilaksanakan pada 1 Agustus 2025 melalui observasi, sosialisasi, dan demonstrasi. Proses pembuatan dilakukan dengan menghaluskan kulit bawang dengan air, difermentasi selama 2×24 jam, kemudian disaring dan diaplikasikan pada tanaman hortikultura warga. Uji lapang menunjukkan adanya pengurangan populasi telur dan larva hama, meski efektivitasnya belum sekuat pestisida sintetis. Hasil kegiatan mendapatkan respon yang sangat positif, ditunjukkan oleh lebih dari 80% peserta yang mencoba membuat pestisida nabati secara mandiri. Kendala utama adalah masa simpan larutan yang singkat dan variasi kualitas bahan. Secara keseluruhan, program ini meningkatkan kesadaran lingkungan, mengurangi limbah organik, serta membuka peluang penerapan pertanian berkelanjutan.

Referensi

Anwar, R. K., Saepudin, E., & Rukmana, E. N. (2024). Eco-tourism and economic striving of the locals: From participation to empowerment. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 8(2), 3038.

Arif, A. (2015) ‘Pengaruh Bahan Kimia Terhadap Penggunaan Pestisida Lingkungan’, Jf Fik Uinam, 3(4), pp. 134–143.

Damanik D., L. (2022). Pestisida Nabati Berbahan Baku Limbah Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) untuk Mengatasi Hama Penting pada Tanaman Asparagus (Asparagus officinalis). Jurnal Pusat Inovasi Masyarat, 4 (2), 151-158

Faturahman R., Yasifa, N. A., Setyani. A., Febrianty. A. (2025). Efektivitas Kombinasi Ekstrak Limbah Kulit Bawang Merah dan Kulit Bawang Putih serta Serai sebagai Pestisida Organik terhadap Serangan Ulat Jerman (Tenebrio molitor) pada Tanaman Selada (Lactuca sativa), 12 (1), 42-53

Hamzah, A., & Tan, A. K. (2023). Sustainable tourism and community-based ecotourism: Principles and practices in rural destinations. Springer Nature.

Isman, M. B. (2017). Bridging the gap: Moving botanical insecticides from the laboratory to the farm. Industrial Crops and Products, 110, 10–14.

Kartini, N. L., & Rini, A. M. (2019). Pemanfaatan pestisida nabati untuk pertanian berkelanjutan. Jurnal Agroteknologi Tropika, 8(1), 1–8.

Kementerian Pertanian RI. (2023). Statistik Pestisida Pertanian Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Nurhayati, S., & Ardiansyah, D. (2021). Potensi kulit bawang merah sebagai pestisida nabati. Jurnal HPT Tropika, 21(2), 145–152.

Pimentel, D., et al. (2020). Environmental and economic costs of pesticide use. Journal of Environmental Science and Policy, 42, 56–62.

Rizky, R., Jalaluddin., Ishak., Nurlaila, R., & Lukman Hakim. (2022). Pembuatan Pestisida Nabati Dari Bawang Putih Dengan Penambahan Sabun Cuci Piring. Chemical Engineering Journal Storage, 2(1), 12-22

Sabaruddin. (2021). Aplikasi Pestisida Nabati Bawang putih ( Allium sativum L. ) Untuk Pengendalian hama ulat grayak (Spodoptera litura) pada tanaman cabai (Capsicum annum L). Jurnal Agroekoteknologi, 3 (2), 121-126

Sholihah, N., & Widodo, T. (2020). Aktivitas insektisida ekstrak bawang putih terhadap hama Spodoptera litura. Jurnal Proteksi Tanaman, 8(2), 97–104.

Sofianto, M., Fathurrahman, M., & Kurniawan, A. (2024). Eco-friendly agricultural practices as a driver for rural tourism sustainability. Rural Sustainability, 2(1), 45–58.

Yuantari, M. G. C., & Widianarko, B. (2017). Dampak penggunaan pestisida terhadap kesehatan dan lingkungan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 16(1), 10–17.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-27

Cara Mengutip

PEMANFAATAN KULIT BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) DAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) SEBAGAI PESTISIDA NABATI UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN. (2025). Jurnal Wicara, 3(4), 776-782. https://doi.org/10.29303/wdrfg660

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>