Peningkatan Kesiapan Kerja Mahasiswa Melalui Penguatan Pengetahuan K3 dan Implementasi 5S di Politeknik Industri Petrokimia Banten
DOI:
https://doi.org/10.29303/jpimi.v5i2.9134Kata Kunci:
K3, 5S, kesiapan kerja, perguruan tinggi vokasiAbstrak
Kesiapan kerja mahasiswa pada perguruan tinggi vokasi merupakan faktor kunci dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Namun, masih ditemukan mahasiswa yang belum sepenuhnya siap menghadapi budaya kerja industri, khususnya dalam aspek keselamatan kerja dan kedisiplinan lingkungan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa melalui penguatan pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta implementasi konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) di Politeknik Industri Petrokimia Banten. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi kuantitatif (pre-test/post-test) dan kualitatif pada 45 mahasiswa peserta yang akan melaksanakan praktik kerja industri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata skor pemahaman K3 dari 62,4 menjadi 87,2, serta tingkat kepatuhan implementasi 5S yang mencapai 89%. Pembiasaan 5S juga mendorong perubahan perilaku kerja yang lebih disiplin, tertib, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan K3 dan implementasi 5S secara terintegrasi efektif dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa vokasi di lingkungan industri berisiko tinggi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Supardi, Ismi Sujastika, Dian Sugiarti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



