Pelatihan Penerapan Tehnik Slip Clay Coating Menggunakan Material Hematite (Fe2O3) pada Perajin Kiat Gerabah Lombok
DOI:
https://doi.org/10.29303/jpimi.v5i2.11740Kata Kunci:
Gerabah, Kiat Gerabah Lombok, Slip clay coating, Pelatihan, banyumulekAbstrak
Telah dilakukan pengabdian masyarakat di Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat berkerjasama dengan KIAT Gerabah Lombok. Selama ini pengrajin KIAT menggunakan pewarna dari cat berbahan kimia. Penggunaan pewarna cat setelah pembakaran gerabah, menyebabkan warna mudah hilang, mudah tergores dan tidak tahan lama. Seiring trend eco-friendly technology, permintaan produk yang ramah lingkungan dengan kualitas pewarnaan yang baik, terus mengalami peningkatan khususnya pasar internasional. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan pewarnaan gerabah dengan tehnik slip clay coating menggunakan bahan dasar material hematite (Fe2O3) yang berasal dari batuan alami. Pengaplikasian hematite dilakukan sebelum proses pembakaran, sehingga akan menghasilkan gerabah dengan pewarnaan yang tahan lama, karena slip telah menyatu dengan tanah liat. Kegiatan pengabdian total diikuti oleh sebanyak 30 orang anggota KIAT Gerabah Lombok, tim pengabdian dan mahasiswa. Metode pengabdian yang diterapkan adalah ceramah, tanya jawab dan praktek dengan metode Participatory Action Research (PAR) dan Focus Group Discussion (FGD). Kedua metode ini diterapkan untuk menghasilkan kegiatan yang sesuai dengan permasalahan mitra dan meningkatkan persentase kelanjutan program. Kegiatan diawali pengenalan tentang pewarna hematite dari batuan, tehnik slip clay coating, dan pengaplikasian pada proses pewarnaan gerabah. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman dan peserta kegiatan. Data yang dikumpulkan berupa skor pemahaman sebelum dan sesudah, yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase peningkatan pemahaman dan persentase kepuasan peserta. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman pengrajin sebanyak 92,86%. Persentase kepuasan peserta terhadap kegiatan pengabdian adalah 86,67%. Diharapkan teknologi ini menjadi salah satu tehnik ramah lingkungan khususnya untuk pengembangan Gerabah Banyumulek.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Saprini Hamdiani, Siti Raudhatul Kamali, Saprizal Hadisaputra, Ivon Arisanti, Helmi Helmi, M. Riski Zam-Zami, Nur Jannatin Alia, Husnul Fitriani, M. Haekal Septiyan Aldy

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



