Pengenalan Kompos di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.29303/98hkr491Kata Kunci:
Kompos, Sampah organik, Bioteknologi sederhana, P5, Kurikulum Merdeka, Pendidikan lingkunganAbstrak
Isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah organik, menjadi permasalahan global yang mendesak dan perlu dikenalkan sejak usia dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan bioteknologi sederhana melalui pembuatan kompos kepada siswa kelas V-C SDN 005 Kota Tarakan sebagai bagian dari implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan sekolah, pembekalan fasilitator, sosialisasi, serta praktik langsung pembuatan kompos menggunakan bahan-bahan organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan mampu memahami konsep daur ulang serta manfaat kompos bagi lingkungan. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan pengalaman kontekstual yang mendukung pembelajaran bermakna. Pembuatan kompos terbukti menjadi media edukasi yang efektif dalam menumbuhkan kepedulian lingkungan, keterampilan praktis, serta sikap kolaboratif dan bertanggung jawab sosial pada siswa sekolah dasar.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 KArtini, Degi Alrinda Agustina, Nur Pangesti Apriliyana, Agustinus Toding Bua

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



