PEMANFAATAN LIMBAH KULIT IKAN LEMADANG MENJADI PRODUK YANG BERNILAI TINGGI DI DESA LABUHAN HAJI

Authors

DOI:

https://doi.org/10.29303/7v246v09

Keywords:

KKN, community empowerment, fish skin waste, zero waste, fish crackers, Labuhan Haji

Abstract

Labuhan Haji Village is located in East Lombok Regency, precisely at the eastern end of the coast of Lombok Island which has great potential in the field of fisheries. Most residents only use fish meat and let fish waste go to waste. With the theme of Green Economy through the concept of Zero Waste, KKN-PMD students of the University of Mataram Year 2025 carry out mentoring and innovation programs in processing fish skin waste into products of economic value, namely fish skin crackers. This community empowerment effort was carried out at the Dapur Pesisir Fish Processing and Marketing Group (Poklahsar) as a form of commitment to developing fish skin crackers as an innovative new product. The methods applied include socialization, hands-on practice, evaluation, and product finalization through packaging, labeling, and even making promotional videos to reach the digital market. This innovative product has promising market prospects thanks to its distinctive taste, high nutritional value, and environmental friendliness. The program succeeded in improving the community's understanding, skills, and entrepreneurial spirit while contributing to the reduction of waste in coastal areas. The sustainability of this program requires support from the government and related institutions so that innovative products based on fish waste can compete in regional and national markets.

References

Alfindo, T. (2009). Penyamakan kulit ikan tuna (Thunnus sp) menggunakan kulit kayu akasia terhadap mutu fisik kulit (Acacia mangium Willd). Institut Pertanian Bogor.

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara. Pumomo, E. (2012). Penyamakan kulit ikan pari. Penerbit Kanisius.

Fariadi, H., Yulihartika, R. D., Azhari, D., & Saputra, J. (2024). Sosialisasi limbah tulang ikan sebagai bahan baku pengolahan produk pangan inovatif. Jurnal Dehasen Untuk Negeri, 3(1), 143–148.

Hadiwiyoto, S. (1990). Pengolahan hasil pertanian, jilid II: Pengolahan hasil hewani (susu dan ikan). Bagian Pengolahan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Yogyakarta.

Henggu, K. U., Retang, E. U. K., Hariadi, F., Ngaba Hamba Banju, Y., Tamu Ina, Y., Pandahuki, E., & Pandiangan, D. (2024). Pemberdayaan kelompok usaha perempuan nelayan “Dapur Madeps” melalui diversifikasi produk perikanan berbasis zero waste. Jurnal Pangan dan Industri, 5(2), 86.

Huda, N., Pratiwi, A., Alwi, & Zulianti, R. (2021). Pelatihan pembuatan kerupuk tulang ikan tuna untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir di Kelurahan Kolo Kota Bima. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Cahaya Mandalika, 2(2), 1.

Indraswari, C. H. (2003). Rambak kulit ikan. Kanisius.

Indraswari, C. H. (2013). Rambak kulit ikan. Penerbit Kanisius.

Kusuma, A. H., Kartini, N., & Delis, P. C. (2022). Sebagai bahan tambahan pembuatan kerupuk di Desa Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 1(2), 193-200.

Ledheng, L., Hano’e, E. M. Y., Fallo, Y. M., & Binsasi, R. (2022). Inovasi olahan tulang ikan menjadi kerupuk di kelompok nelayan Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi NTT. Pengabdian Sains dan Humaniora, 1(2), 42–49.

Lutfiyanah, A., & Anas, P. (2023). Pemberdayaan kelompok pengolah dan pemasar ikan dengan inovasi diversifikasi produk olahan perikanan. Penyuluhan Perikanan dan Kelouton, 16(3), 245–255.

Munawaroh, S. F., & Jacoeb, A. M. (2020). Diversifikasi pengolahan ikan lele dengan konsep zero waste (nugget dan kerupuk). Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(3), 417–421.

Nurlaili, N., & Muhartono, R. (2017). Peran perempuan nelayan dalam usaha perikanan tangkap dan peningkatan ekonomi rumah tangga pesisir Teluk Jakarta. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 12(2).

Rusydi, R., Salamah, Khalil, M., & Mainisa. (2021). Penyuluhan kerupuk tulang ikan bandeng kepada kaum ibu di Desa Batuphat Timur Lhokseumawe-Aceh. JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 29–32.

Sulistiyani, A. T., Aisyah, D., Mamat, I., & Sontang, M. (2016). Pemberdayaan masyarakat pemanfaatan limbah tulang ikan untuk produk hidroksiapatit (hydroxyapatite/HA): Kajian di pabrik pengolahan kerupuk lekor Kuala Terengganu-Malaysia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 14.

Susanti, S., Ritonga, W. T., & Zati, V. D. A. (2022). Pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pelatihan pembuatan kerupuk ikan guna meningkatkan ekonomi keluarga di Kelurahan Pasar Baru Kota Tanjung Balai Sumatera Utara. JPMA Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam, 2(1), 24–31.

Yuniarti, T., Adinda Putri, J., Junita Puspa Dewi, I., & Leilani, A. (2020). Adopsi inovasi diversifikasi olahan perikanan pada kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) di Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. Jurnal Penyuluhan, 16(2), 289–302.

Published

2025-08-27

How to Cite

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT IKAN LEMADANG MENJADI PRODUK YANG BERNILAI TINGGI DI DESA LABUHAN HAJI. (2025). Jurnal Wicara Desa, 3(4), 827-835. https://doi.org/10.29303/7v246v09

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 > >>