Peningkatan Kesadaran Masyarakat Melalui Sosialisasi Mitigasi Keruntuhan Bendungan Meninting

Authors

  • Dewandha Mas Agastya Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Hasyim Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Rohani Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Eko Pradjoko Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Evrianti Syntia Dewi Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Muhammad Fauzan Muhtadi Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29303/dym17464

Keywords:

mitigasi, sosialisasi, rencana tindak darurat, bendungan, keruntuhan

Abstract

Rencana Tindak Darurat (RTD) merupakan bentuk antisipasi yang dibutuhkan dalam pengelolaan bendungan. Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 27 Tahun 2015 diharapkan kegiatan rencana tindak darurat dapat mengurangi dampak akibat keruntuhan bendungan yang dapat menyebabkan korban jiwa dan kerugian materi. Bencana keruntuhan bendungan ditandai dengan terjadinya overtopping yang menyebabkan terjadinya erosi dan longsoran pada bagian tubuh bendungan (main dam). Keruntuhan ini menyebabkan debit dengan kecepatan tinggi mengalir ke hilir bendungan dan menggenangi pemukiman dan lahan pertanian. Salah satu desa yang terletak di hilir bendungan yaitu Desa Gegerung dan berjarak 5 km dari hilir bendungan. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang risiko keruntuhan bendungan, minimnya pengetahuan mitigasi dan belum adanya pelatihan ataupun simulasi mitigasi, serta kurangnya rambu jalur evakuasi dan titik pengungsian. Kajian dan sosialisasi rencana tindak darurat kepada masyarakat di Desa Gegerung sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana dan mengetahui prosedur evakuasi yang tepat. Kegiatan mitigasi bencana keruntuhan bendungan meliputi beberapa kegiatan yaitu pembuatan peta kondisi terdampak dan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi dihadari oleh Kepala Desa Gegerung, Kepala Dusun, anggota Bintara Pembina Desa dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara I Mataram. Sosialisasi dilaksanakan dengan lancar dan mendapatkan apresiasi yang sangat baik oleh masyarakat dengan antusias mendengarkan dan aktif dalam diskusi tanya jawab yang komunikatif. Adanya kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat lebih tanggap pada kondisi darurat.

References

Agastya, D. M., Setiawan, E., Yasa, I. W., & Syntia Dewi, E. (2025). Enhancing Public Understanding of Riverbank Management and Regulations for Flood Control in Tabelo River. Unram Journal of Community Service, 6(2), 312–317. https://doi.org/10.29303/ujcs.v6i2.968

Ansori, M. B., Damarnegara, A. A. N. S., Margini, N. F., & Nusantara, D. A. D. (2021). FLOOD INUNDATION AND DAM BREAK ANALYSIS FOR DISASTER RISK MITIGATION (A CASE STUDY OF WAY APU DAM). International Journal of GEOMATE, 21(84), 85–92. https://doi.org/10.21660/2021.84.j2130

Aureli, F., Maranzoni, A., & Petaccia, G. (2024). Advances in Dam-Break Modeling for Flood Hazard Mitigation: Theory, Numerical Models, and Applications in Hydraulic Engineering. In Water (Switzerland) (Vol. 16, Issue 8). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/w16081093

Sandi, C., Nugroho, E. O., & Cahyono, M. (2022). Dambreak Risk Analysis of Jenelata Dam and its Mitigation Plan. Bulletin of Civil Engineering, 2(2), 49–56. https://doi.org/10.18196/bce.v2i2.15533

Silva, A. F. R., & Eleutério, J. C. (2023). Effectiveness of a Dam-Breach Flood Alert in Mitigating Life Losses: A Spatiotemporal Sectorisation Analysis in a High-Density Urban Area in Brazil. Water (Switzerland), 15(19). https://doi.org/10.3390/w15193433

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Peningkatan Kesadaran Masyarakat Melalui Sosialisasi Mitigasi Keruntuhan Bendungan Meninting. (2026). Portal ABDIMAS, 4(1), 17-24. https://doi.org/10.29303/dym17464

Most read articles by the same author(s)