SOSIALISASI GOOD HANDLING PRACTICE DI KAPAL POLE AND LINE DI SAPE- BIMA
DOI:
https://doi.org/10.29303/pepadu.v7i2.11018Keywords:
Good Handling Practices, pole and line, penanganan ikan, tuna.Abstract
Mutu ikan tuna hasil tangkapan sangat dipengaruhi oleh penanganan yang dilakukan segera setelah ikan ditangkap. Namun, sebagian besar nelayan pole and line di Sape, Kabupaten Bima, masih belum memahami teknik penanganan ikan yang baik (Good Handling Practices/GHP), sehingga berpotensi menurunkan kualitas dan nilai jual hasil tangkapan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan mengenai teknik penanganan ikan yang higienis di atas kapal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2026 dengan melibatkan 15 nelayan tuna. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi, wawancara, sosialisasi, dan praktik langsung di atas kapal. Hasil survei menunjukkan bahwa nelayan belum memahami teknik penanganan ikan yang sesuai standar. Setelah kegiatan sosialisasi dan praktik, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai prinsip-prinsip GHP, meliputi higiene dan sanitasi, penggunaan es yang tepat, penanganan ikan untuk mencegah kerusakan fisik, serta penyimpanan ikan di dalam palka. Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta dan diharapkan mampu mendorong penerapan GHP secara berkelanjutan sehingga mutu tuna hasil tangkapan tetap terjaga, kehilangan kualitas dapat diminimalkan, serta nilai jual ikan meningkat.










