Pemerolehan Bahasa Aceh sebagai Bahasa Kedua oleh Penutur di Kecamatan Baitussalam

Penulis

  • Abdul Ghafur Universitas Jabal Ghafur
  • Teuku Alamsyah Universitas Syiah Kuala
  • Razali Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.29303/kopula.v8i1.9890

Kata Kunci:

Ragam Tutur, bahasa kedua, bahasa aceh

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ragam tutur penutur bahasa Aceh sebagai bahasa kedua di Kecamatan Baitussalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, yaitu observasi berpartisipasi atau participant observasion. Sumber data kajian ini adalah masyarakat penutur bahasa Aceh dengan latar belakang bahasa ibu atau bahasa pertama bukan bahasa Aceh. Pengumpulan data dilakukan dalam wilayah Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Analisis data dilakukan mengikuti langkah-langkah: menyeleksi data, mengklasifikasikan data, dan mendeskripsikan keberagaman tuturan yang digunakan dengan berdasarkan landasan teori. Dari hasil kajian ini didapati dua puluh data ragam tutur bahasa Aceh yang khas sebagai wujud tuturan penutur bahasa Aceh sebagai bahasa kedua. Ragam tutur tersebut menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan ragam tutur penutur bahasa Aceh sebagai bahasa pertama. Perbedaan tuturan tersebut meliputi perbedaan pelafalan, kosakata, dan intonasi. Dari hasil kajian ini dapat disimpulkan bahwa ragam tutur yang khas dalam tuturan penutur bahasa Aceh sebagai bahasa kedua sangat dipengaruhi oleh rentang waktu penguasaan bahasa Aceh dan frekuensi penggunaan bahasa Aceh sebagai bahasa kedua dalam interaksi sosial sehari-hari.

Diterbitkan

2026-03-25

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pemerolehan Bahasa Aceh sebagai Bahasa Kedua oleh Penutur di Kecamatan Baitussalam. (2026). Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan, 8(1), 232-241. https://doi.org/10.29303/kopula.v8i1.9890