Kajian Etnolinguistik Leksikon Tradisi Malam Satu Sura di Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.29303/kopula.v8i1.9807Kata Kunci:
Etnolinguistik, Malam Satu Sura, Leksikon, Tradisi JawaAbstrak
Penelitian ini mengkaji leksikon dalam tradisi Malam Satu Sura di Surakarta dengan pendekatan etnolinguistik. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana bentuk, struktur, dan makna kultural leksikon yang digunakan dalam tradisi Malam Satu Sura, serta hubungannya dengan pandangan dunia masyarakat Jawa di Surakarta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan struktur leksikon, menganalisis makna kultural dan simbolis, serta mengkaji hubungan leksikon dengan sistem budaya masyarakat Jawa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode padan dan metode agih dalam kerangka teori etnolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 22 leksikon khas yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori: leksikon tokoh/pelaku ritual, leksikon lokasi/tempat ritual, leksikon prosesi ritual, leksikon kelengkapan ritual (sesaji), dan leksikon simbol/atribut ritual. Makna kultural yang terkandung mencerminkan nilai-nilai filosofis Jawa tentang spiritualitas, kesucian, penghormatan terhadap leluhur, dan transformasi diri. Leksikon-leksikon ini merepresentasikan pandangan dunia masyarakat Jawa yang menekankan keselarasan antara mikrokosmos dan makrokosmos dalam kehidupan.
Referensi
Abdullah, W., Wibowo, P. A. W., Hidayati, I. W., & Nurkayatun, S. (2021). Kearifan Lokal Jawa Dalam Tradisi Mitoni Di Kota Surakarta (Sebuah Tinjauan Etnolinguistik). Kawruh : Journal of Language Education, Literature and Local Culture, 3(1), 19. https://doi.org/10.32585/kawruh.v2i2.907
Agustin, P. A. W., Kinanti, K. P., & Nugrahani, A. (2025). Makna Simbolis pada Tradisi Grebeg Suro Desa Sumbermujur Kabupaten Lumajang (Kajian Etnolinguistik). Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 118. https://doi.org/10.29300/disastra.v7i1.5147
Chaer, A. (2007). Leksikologi & leksikografi Indonesia. Rineka Cipta.
Fatehah, N. (2010). LEKSIKON PERBATIKAN PEKALONGAN (Kajian Etnolinguistik). Adabiyyat.
Fitriah, L., Indah P, A., & Iswatiningsih, D. (2021). KAJIAN ETNOLINGUISTIK LEKSIKON BAHASA REMAJA MILENIAL DI SOSIAL MEDIA. Basastra: Jurnal Kajian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10.
Idham, M. (2020). KARAKTERISTIK LEKSIKON BAHASA GAUL DI CAPTION AKUN INSTAGRAM @AWRECEH.ID DAN @KEGOBLOGAN.UNFAEDAH.
Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Jawa. Balai Pustaka.
Lailiyah, N., Wijayanti, F. I., & Surtikanti, M. W. (2024). PERGESERAN BAHASA DAN TRADISI PETANI PADI DI JAWA: KAJIAN ETNOLINGUISTIK. ETNOLINGUAL, 8(1), 99–123. https://doi.org/10.20473/etno.v8i1.56033
Nuraisyah, F., Jurusan, H., & Sejarah, P. (2021). Mitoni sebagai Tradisi Budaya dalam Masyarakat Jawa. Historia Madani, 5.
Puspita, R. A. (2018). REFLEKSI KEPERCAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI PRIGI DALAM SAJEN SLAMETAN NJANGKAR (KAJIAN ETNOLINGUISTIK). Jurnal Masyarakat & Budaya, 20(2).
Putra, L. M. D., Rais, A. W., & Sawardi. (2019). KONSEP HIDUP DALAM LEKSIKON MASYARAKAT ADAT KASEPUHAN BANTEN KIDUL KECAMATAN CISOLOK KABUPATEN SUKABUMI (KAJIAN ETNOLINGUISTIK). 14.
Risqiyah, L. I., Rofiq, A., & Manshur, A. (2025). Bahasa dan Identitas Budaya: Studi Etnolinguistik pada Komunitas Osing di Daerah Macan Putih, Banyuwangi. Bahasa Dan Sastra, 11(2), 2025. https://e-journal.my.id/onoma
Saifudin, M. F., & Amurdawati, G. (2019). KAJIAN ETNOLINGUISTIK: EKSISTENSI BAHASA DAERAH DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR. https://www.semanticscholar.org/paper/KAJIAN-ETNOLINGUISTIK%3A-EKSISTENSI-BAHASA-DAERAH-DI-Saifudin-Amurdawati/0afab1a18dce1d233caa0cb59de2a90e2374e647#citing-papers
Sanjaya, F. (2021). MAKNA SIMBOLIS RITUAL LEGHA KIWAN DALAM RITUS KELAS MASYARAKAT MANGGARAI TIMUR: KAJIAN ETNOLINGUISTIK. KULTURISTIK: Jurnal Bahasa Dan Budaya, 5(1), 14–24. https://doi.org/10.22225/kulturistik.5.1.2744
Santosa, A. S. P. M. (2019). PENAMAAN KEDAI KOPI DI SURABAYA: KAJIAN ETNOLINGUISTIK. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 3. https://jurnal.umk.ac.id/index.php/kredo/index
Saputri, I. I. (2023). Wacana mantra upacara wiwit (Kajian etnolinguistik). Jurnal Penelitian Humaniora, 28(2), 100–110. https://journal.uny.ac.id/index.php/humaniora/100
Siswoyo, S., Makincoiri, M., Mega Rianda, A., & Kartika Sari, F. (2025). Leksikon Fauna dalam Peribahasa Jawa Sebagai Representasi Budaya Jawa: Kajian Ekolinguistik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(2). https://dmi-journals.org/deiktis/index
Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa : pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Sanata Dharma University Press.
Sugianto, A. (2017). ETNOLINGUISTIK TEORI DAN PRAKTIK (S. H. Nata, Ed.). CV. NATA KARYA.
Sukmadinata, N. S. (2017). METODE PENELITIAN PENDIDIKAN (12th ed.). Remaja Rosdakarya.
Suseno, F. M. (1984). ETIKA JAWA. PT Gramedia.
Ubaidillah, A., & Setyawan, B. W. (2021). Pengaruh Budaya dan Tradisi Jawa Terhadap Kehidupan Sehari-Hari pada Masyarakat di Kota Samarinda. Jurnal Adat Dan Budaya, 3.
Wardoyo, C., & Sulaeman, A. (2017). Etnolinguistik Pada Penamaan Nama-Nama Bangunan di Keraton Yogyakarta. Jurnal Al-Tsaqafa, 14. http://khazanah.republik
Whorf, L. B. (1956). Language, Thought, and Reality: Selected writings of Benjamin Lee Whorf. MIT Press.
Zahro, F., Wahyuningsih, R. S., & Afkar, T. (2024). Leksikon Makanan Jalanan Asal Luar Negeri di Kota Mojokerto: Kajian Etnolinguistik. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 2(2), 264–280. https://doi.org/10.61132/semantik.v2i2.665
Zuhria, K., Hieu, H. N., & Iswatiningsih, D. (2022). KAJIAN ETNOLINGUISTIK BENTUK DAN MAKNA PENAMAAN PETILASAN PADA MASA KERAJAAN DI KABUPATEN BLITAR. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 18(2), 236–250. https://doi.org/10.25134/fon.v18i2.5605
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Hana Khairunnisa, Wahyu Rosiana, Imam Baehaqie

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Kopula: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Kopula: Jurnal Pendidikan dan Bahasa.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




