Tipologi Fonologis Bahasa Jawa: Studi Pranasalisasi Pelafalan Nama Kota  dengan Awalan Konsonan Plosif Bersuara

Authors

DOI:

https://doi.org/10.29303/kopula.v8i1.9300

Keywords:

tipologi, fonologi, tipologi fonologis, pranasalisasi, bahasa Jawa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tipologi fonologis distribusi pranasalisasi pada penyebutan nama kota yang diawali dengan konsonan plosif bersuara. Deskriptif kualiatif menjadi metode pada penelitian ini dengan memaparkan temuan secara deskriptif. Sumber data adalah transkripsi nama kota yang diawali dengan konsonan plosif bersuara dalam bahasa Jawa. Data ditemukan bahwa pola pranasalisasi bahasa Jawa mengikuti keseragaman universal, namun memiliki bentuk yang berbeda. Umumnya, bentuk pranasal akan tampak atau berbentuk grafem, namun pada bahasa Jawa akan muncul ketika diucapkan. Untuk melihat pola yang serupa, penelitian ini memasukkan empat bahasa Autronesia yang juga mengadopsi pranasalisasi pada sistem bahasanya. Keempat bahasa itu adalah bahasa Mbojo (Bima), bahasa Lio (NTT), bahasa Manggarai (NTT), dan bahasa Malagasy (Madagaskar). Kehadiran keempat bahasa tersebut adalah sebagai pembanding bentuk pranasal. Temuan menunjukkan bahwa beberapa pola memiliki keseragaman – yaitu pranasal dapat muncul pada beberpa kelas katanya, tak hanya pada satu kelas kata. Hasil juga menunjukkan bahwa tidak ditemukan kehadiran dari bentuk lisan pranasal pada keempat bahasa tersebut sehingga bentuk pranasalisasi lisan ini menjadi corak keistimewaan bahasa Jawa – yang merupakan salah satu tipologi fonologis bahasa Jawa.

References

Al-Gariri, H. S. S. (2022). Prenasalized Stops in Iha: An Acoustic Analysis of Allophonic Variation.

Balai Bahasa Provinsi NTB. (2015). Kamus Mbojo Indonesia. Kantor Bahasa Provinsi NTB.

Blust, R. (2013). The Austronesian Languages (Revisied Edition). Asia-Pacific Linguistics.

Childs, G. T. (1995). Language typology and reconstruction: the prenasalized stops of Kisi. Studies in African Linguistics, 23(1), 65–79. https://pdxscholar.library.pdx.edu/ling_fac

Cresswell, J. (2018). Research Design : Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th Edition). Sage Publisher.

Gordon, M. K. (2016). Phonological Typology (First Edition). Oxford University Press.

Hyman, L. M. (1975). Phonology Theory and Analysis. Holt, Rinehart and Winston.

Karjo, C. H. (2021). Phonetic and Phonotactic Analysis of Manggarai Language. Proceedings of the International Congress of Indonesian Linguistics Society (KIMLI 2021), 622, 79–83. https://www.atlantis-press.com/article/125967716.pdf

Maddeison, I. (1984). Pattern of Sounds. Cambridge University Press.

Maulana, A., Anwar, A. N. P., Mabruroh, S., & Lukman, D. S. (2025). The Roles of Javanese Phonology in Conveying Cultural Values in the Short Film Uba Rampe (2025). Humanitatis : Journal of Language and Literature, 12(1), 113–122. https://doi.org/10.30812/humanitatis.v12i1.5885

Pan, H. (2000). The Phonetic Variants of Taiwanese “Voiced” Stops: An Airflow Study.

Ranaivoarison, J. N. A. (2015). The Malagasy Language in the Digital Age Challenges and Perspectives. Centre Interdisciplinaire de Recherche Appliquée Au Malgache, 299–303. https://hal.science/hal-01237509/document

Tak, J.-Y. (2011). Universals of Prenasalized Consonants: Phonemic or Derived, Single or Complex? Journal of Universal Language, 12, 127–158.

Tenda, M. D., Yulius, A., Putra, A., & Willay, T. (2020). Perancangan Aplikasi Kamus Bahasa Lio - Bahasa Indonesia Berbasis Android. https://journal.widyadharma.ac.id/index.php/masitika/article/download/1584/1734/4892

Walker, K., & Himmelmann, N. P. (2022). Iha Phonology Sketch.

Yoder, B. (2010). Prenasalization and Trilled Release of Two Consonants in Nias. Work Papers of the Summer Institute of Linguistics, University of North Dakota Session, 50(1), 1–13. https://doi.org/10.31356/silwp.vol50.03

Downloads

Published

2026-01-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Tipologi Fonologis Bahasa Jawa: Studi Pranasalisasi Pelafalan Nama Kota  dengan Awalan Konsonan Plosif Bersuara. (2026). Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan, 8(1), 88-98. https://doi.org/10.29303/kopula.v8i1.9300