PENINGKATAN KAPASITAS POKDARWIS BAGEK KEMBAR SEKOTONG MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN KEPITING BAKAU BERBASIS BAHAN LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppi.v6i2.10815Keywords:
Bahan Lokal, Binder, Kepiting Bakau, Pakan Mandiri, POKDARWISAbstract
Kepiting bakau (Scylla spp.) merupakan komoditas perikanan pesisir bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi dikembangkan oleh masyarakat melalui kegiatan budidaya. Salah satu kendala dalam pengembangan budidaya kepiting bakau adalah ketersediaan pakan yang efisien, aplikatif, dan sesuai dengan kondisi mitra. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan POKDARWIS Bagek Kembar dalam pembuatan pakan kepiting bakau berbasis bahan lokal. Kegiatan dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Bagek Kembar, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, melalui tahapan identifikasi awal, survei kebutuhan, penyuluhan, praktik pembuatan pakan, serah terima alat, serta evaluasi pemahaman peserta. Pelatihan diikuti oleh 15 orang peserta dengan rentang usia 20 tahun hingga lebih dari 60 tahun. Materi kegiatan mencakup pengenalan bahan pakan lokal, fungsi bahan pengikat atau binder, stabilitas pakan di dalam air, efisiensi biaya produksi, dan hubungan kualitas pakan dengan kebersihan media budidaya. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh butir pernyataan setelah mengikuti pelatihan. Peserta juga menunjukkan keterlibatan aktif selama penyampaian materi, diskusi, dan praktik pembuatan pakan. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas dasar mitra dalam memanfaatkan bahan lokal sebagai alternatif pakan kepiting bakau. Namun, uji performa pakan terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, efisiensi pakan, dan kualitas air masih perlu dilakukan pada kegiatan lanjutan.

