Peran Perempuan dalam Pengambilan Keputusan Usahatani Kedelai dan Implikasinya terhadap Strategi Pengembangan di Desa Ketara Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.29303/e1xn5661Abstract
Perempuan memegang peran substansial dalam usahatani kedelai lahan kering, namun keterlibatannya dalam pengambilan keputusan jarang didokumentasikan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat partisipasi perempuan pada empat tahapan keputusan usahatani, menganalisis peran perempuan dalam pengambilan keputusan, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, dan merumuskan strategi pengembangan usahatani kedelai. Penelitian menggunakan metode survei terhadap lima perempuan tani kedelai yang dipilih secara purposive sampling di Desa Ketara, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Partisipasi diukur menggunakan 21 indikator dengan skala Likert lima titik, sedangkan faktor strategis dikuantifikasi melalui matriks IFAS-EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi perempuan secara keseluruhan mencapai skor 3,96 pada kategori tinggi, dengan keterlibatan tertinggi pada tahap perencanaan dan terendah pada tahap produksi. Analisis IFAS-EFAS menempatkan posisi usahatani kedelai pada Kuadran II matriks Internal-Eksternal, yang menunjukkan kapasitas internal kuat namun berhadapan dengan ancaman eksternal yang dominan. Matriks TOWS menghasilkan strategi diversifikasi sebagai prioritas utama, yang berfokus pada pengolahan produk kedelai bernilai tambah dan penguatan kelompok wanita tani. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian pengukuran partisipasi perempuan per tahapan keputusan dengan analisis strategis SWOT-IFAS-EFAS-TOWS pada usahatani kedelai lahan kering yang belum pernah dikaji di Lombok Tengah. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pemberdayaan perempuan pada usahatani kedelai lahan kering memerlukan konsolidasi kekuatan internal untuk mengantisipasi ancaman pasar dan iklim.








