PENGARUH CAMPURAN KOTORAN AYAM DAN BURUNG PUYUH DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN POPULASI Daphnia sp.
DOI:
https://doi.org/10.29303/jfn.v6i2.10878Kata Kunci:
Daphnia sp., kotoran ayam, kotoran burung puyuh, pertumbuhan populasiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dosis pupuk yang berbeda dengan kombinasi pupuk kotoran ayam 25% dan kotoran burung puyuh 75% terhadap pertumbuhan populasi Daphnia sp., serta untuk mengetahui dosis pupuk kombinasi yang optimal untuk pertumbuhan populasi Daphnia sp. Penelitian dilaksanakan selama 16 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P1 (0 g/L), P2 (2 g/L), P3 (4 g/L), P4 (6 g/L), dan P5 (8 g/L). Parameter yang diamati meliputi siklus hidup, pertumbuhan populasi, kepadatan populasi, pertumbuhan panjang dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian campuran kotoran ayam dan kotoran burung puyuh dengan dosis berbeda berpengaruh nyata terhadap kepadatan populasi Daphnia sp. (< 0,05), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang Daphnia sp. (> 0,05). Kepadatan populasi tertinggi diperoleh pada perlakuan P5 (8 g/L) dengan nilai 1337 ind/L. Pertumbuhan populasi Daphnia sp. menunjukkan fase adaptasi, eksponensial, stasioner, dan kematian, sedangkan siklus hidupnya terdiri atas fase telur, pengeraman, neonate, juvenile, dan dewasa. Seluruh parameter kualitas air berada dalam kisaran optimal. Berdasarkan hasil penelitian, dosis 8 g/L merupakan dosis terbaik untuk meningkatkan kepadatan populasi Daphnia sp. pada media kultur dengan kombinasi kotoran ayam 25% dan kotoran burung puyuh 75%.




