Transformasi menuju Sekolah Sehat melalui Pengolahan Sampah Plastik menjadi Ecobrick di SDN 020 Langsat Hulu
Transformation Program toward a Healthy School through Plastic Waste Management Using Ecobricks at SDN 020 Langsat Hulu Elementary School
DOI:
https://doi.org/10.29303/darmadiksani.v6i3.11267Kata Kunci:
Ecobrick, Daur Ulang, Guru, Respons, SampahAbstrak
Pengolahan limbah plastikplastik masih menjadi isu yang kerap dihadapi diberbagai Lembaga pendidikan. Limbah plastik yang memerlukan waktu yang sangat lama untuk terdegradasi membutuhkan penanganan yang khusus dalam pengelolaannya. Salah satu Tindakan yang dapat diambil untuk mengurangi pencemaran akibat limbah plastikplastik adalah dengan menciptakan ecobrick. Ecobrick merupakan kegiatan memotong limbah plastik untuk digunakan sebagai bahan bangunan yang ramah terhadap lingkungan. Proyek pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan cara mengolah limbah plastik menjadi ecobrick di SDN 020 Langsat Hulu. Di SDN 020 Langsat Hulu, terdapat 13 guru, 145 siswa, dan tiga kantin yang berada dalam lingkungan sekolah. Pelaksanaan pengabdian dilakukan selama dua hari, dimulai dengan penyampaian materi dan praktik pembuatan ecobrick. Evaluasi terhadap kegiatan ini dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta kuesioner untuk menilai respon peserta. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan ini sebesar 96,20%. Para peserta juga memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan dengan presentase 90%. Pembuatan ecobrick yang dilakukan oleh para guru adalah merancang beberapa furnitur untuk mendukung pojok baca siswa, seperti meja dan kursi. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa mengurangi jumlah limbah plastik dan mendorong kreativitas guru dalam mengolah limbah plastik di sekolah. Disarankan agar program pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang mencakup pemantauan dan pendampingan secara berkelanjutan untuk memastikan penerapan pembuatan ecobrick dapat dilakukan secara berkesinambungan serta dikembangkan untuk dimanfaatkan pada berbagai fasilitas sekolah lainnya.




